Tuduhan ini dilayangkan Amerika sebagai bentuk ketakutannya atas kepemilikan teknologi China yang lebih canggih. Bahkan Amerika menuduh China sebagai penyebab terganggunya jaringan komputer di seluruh dunia, termasuk jaringan yang dimiliki oleh pemerintah Amerika dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Sepertinya yang menjadi perhatian masyarakat adalah kita tidak memiliki strategi yang mencukupi untuk menghadapi tujuan China yang sebenarnya,” ujar staf khusus Pentagon untuk masalah China, seperti dikutip Reuters, Selasa (4/3/2008).

Dugaan-dugaan Sedney tersebut dipaparkan dalam laporan tahunan Pentagon. Dalam laporan tersebut, perkembangan militer China yang begitu pesat cukup menarik perhatian dan kekhawatiran tersendiri bagi pertahanan Amerika. Bahkan Pentagon menganggap perkembangan militer yang begitu pesat tersebut tidak memiliki tujuan yang sangat jelas.

Pemerintah China di Beijing membantah keras dugaan tersebut. Bahkan China menganggap bahwa dugaan tersebut merupakan bentuk penggambaran yang tidak adil karena mengganggap China sebagai sebuah ancaman militer. Padahal China mengaku sangat menjungjung tinggi perdamaian.

China saat ini terhitung sebagai negara paling maju dengan perkembangan teknologinya yang semakin canggih. Amerika mengganggap China sebagai negara yang akan mengancam militer Amerika. Pasalnya kecanggihan teknologi China tidak hanya didapat melalui bidang luar angkasa tapi juga teknologi ICT. Amerika menyebutnya sebagai ’space and cyberspace attack’. (srn)

Post a Comment

*
*